Cara
mencegah membludaknya penduduk di Indonesia
Menurut
saya cara yang paling ampuh untuk mengatasi membludaknya jumlah penduduk adalah
dengan membuat aturan bahwa disetiap kepala keluarga hanya boleh memiliki 2
anak. Dan barangsiapa yang melanggar bisa atau dapat dikenakan sanksi atau
denda. Mungkin dengan cara itu pemerintah bisa menekan membludaknya jumlah
penduduk di Indonesia yang setiap tahunnya semakin meningkat.
Atau
dengan opsi lain,yaitu dengan menerapkan atau lebih menggalakkan program pil
KB(keluarga berencana) disetiap kepala keluarga. Mungkin dengan cara ini secara
umum juga bisa menekan atau mengurangi jumlah angka kelahiran.
Opsi
ketiga, menurut saya pemerintah harus memberlakukan minimal atau batasan
seseorang untuk menikah. Contohnya : Wanita boleh menikah jika umurnya sudah
meginjak atau memasuki 20 tahun. Atau laki-laki minimal boleh menikah jika
umurnya sudah meginjak atau memasuki 22 tahun. Mungkin opsi tersebut juga bisa
membantu mengurangi kepadatan atau membludaknya pertumbuhan penduduk di
Indonesia.
Dan untuk mengatasi atau mencegah
masalah membludaknya penduduk di Indonesia dalam bidang sosial dan ekonomi
adalah dengan cara :
Ø Membuat
atau menambah lapangan kerja
Ø Meningkatkan
kesadaran atau kepedulian pendidikan itu sangatlah penting
Ø Mengurangi
kepadatan penduduk dengan program transmigrasi.
Ø Meningkatkan
potensi SDA(sumber daya alam) yg ada.
Ø Meningkatkan
atau mengolah tempat yang berpotensi untuk dijadikan tempat rekreasi.
Ø Mengembangkan
kebudayaan tradisional agar bisa dipentaskan dan menarik minat wisatawan lokal
maupun mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.
Kebudayaan seperti apa yang dapat
mempengaruhi kepribadian seseorang
Kebudayaan
setiap orang atau individu menurut saya adalah tergantung dimana mereka saat
kecil dilahirkan. Karena sejak kecil anak sudah diajarkan oleh kedua
orangtuanya atau orang-orang terdekatnya. Seperti bahasa, anak kecil yang
dilahirkan didaerah bandung pasti akan berbicara bahasa sunda sebagai bahasa daerahnya
begitu juga yang lainnya.
Adapun faktor yang lainnya adalah:
1. Faktor
Biologis
Faktor biologis merupakan faktor yang berhubungan dengan keadaan jasmani, atau seringkali pula disebut faktor fisiologis seperti keadaan genetik, pencernaan, pernafasaan, peredaran darah, kelenjar-kelenjar, saraf, tinggi badan, berat badan, dan sebagainya. Kita mengetahui bahwa keadaan jasmani setiap orang sejak dilahirkan telah menunjukkan adanya perbedaan-perbedaan. Hal ini dapat kita lihat pada setiap bayi yang baru lahir. Ini menunjukkan bahwa sifat-sifat jasmani yang ada pada setiap orang ada yang diperoleh dari keturunan, dan ada pula yang merupakan pembawaan anak/orang itu masing-masing. Keadaan fisik tersebut memainkan peranan yang penting pada kepribadian seseorang.
Faktor biologis merupakan faktor yang berhubungan dengan keadaan jasmani, atau seringkali pula disebut faktor fisiologis seperti keadaan genetik, pencernaan, pernafasaan, peredaran darah, kelenjar-kelenjar, saraf, tinggi badan, berat badan, dan sebagainya. Kita mengetahui bahwa keadaan jasmani setiap orang sejak dilahirkan telah menunjukkan adanya perbedaan-perbedaan. Hal ini dapat kita lihat pada setiap bayi yang baru lahir. Ini menunjukkan bahwa sifat-sifat jasmani yang ada pada setiap orang ada yang diperoleh dari keturunan, dan ada pula yang merupakan pembawaan anak/orang itu masing-masing. Keadaan fisik tersebut memainkan peranan yang penting pada kepribadian seseorang.
2. Faktor
Sosial
Faktor
sosial yang dimaksud di sini adalah masyarakat ; yakni manusia-manusia lain
disekitar individu yang bersangkutan. Termasuk juga kedalam faktor sosial
adalah tradisi-tradisi, adat istiadat, peraturan-peraturan, bahasa, dan
sebagainya yang berlaku dimasyarakat itu. Sejak dilahirkan, anak telah mulai
bergaul dengan orang-orang disekitarnya. Dengan lingkungan yang pertama adalah
keluarga. Dalam perkembangan anak, peranan keluarga sangat penting dan
menentukan bagi pembentukan kepribadian selanjutnya. Keadaan dan suasana
keluarga yang berlainan memberikan pengaruh yang bermacam-macam pula terhadap perkembangan
kepribadian anak.
Pengaruh
lingkungan keluarga terhadap perkembangan anak sejak kecil adalah sangat
mendalam dan menentukan perkembangan pribadi anak selanjutnya. Hal ini
disebabkan karena pengaruh itu merupakan pengalaman yang pertama, pengaruh yang
diterima anak masih terbatas jumlah dan luasnya, intensitas pengaruh itu sangat
tinggi karena berlangsung terus menerus, serta umumnya pengaruh itu diterima
dalam suasana bernada emosional. Kemudian semakin besar seorang anak maka
pengaruh yang diterima dari lingkungan sosial makin besar dan meluas. Ini dapat
diartikan bahwa faktor sosial mempunyai pengaruh terhadap perkembangan dan pembentukan
kepribadian.
3. Faktor
Kebudayaan
Perkembangan
dan pembentukan kepribadian pada diri masing-masing orang tidak dapat
dipisahkan dari kebudayaan masyarakat di mana seseorang itu dibesarkan.
Beberapa aspek kebudayaan yang sangat mempengaruhi perkembangan dan pembentukan
kepribadian antara lain:
a) Nilai-nilai
(Values)
Di dalam setiap kebudayaan
terdapat nilai-nilai hidup yang dijunjung tinggi oleh manusia-manusia yang
hidup dalam kebudayaan itu. Untuk dapat diterima sebagai anggota suatu
masyarakat, kita harus memiliki kepribadian yang selaras dengan kebudayaan yang
berlaku di masyarakat itu.
b) Adat
dan Tradisi.
Adat dan tradisi yang
berlaku disuatu daerah, di samping menentukan nilai-nilai yang harus ditaati
oleh anggota-anggotanya, juga menentukan pula cara-cara bertindak dan
bertingkah laku yang akan berdampak pada kepribadian seseorang.
c) Pengetahuan
dan Keterampilan.
Tinggi rendahnya
pengetahuan dan keterampilan seseorang atau suatu masyarakat mencerminkan pula
tinggi rendahnya kebudayaan masyarakat itu. Makin tinggi kebudayaan suatu
masyarakat makin berkembang pula sikap hidup dan cara-cara kehidupannya.
d) Bahasa
Di samping
faktor-faktor kebudayaan yang telah diuraikan di atas, bahasa merupakan salah
satu faktor yang turut menentukan cirri-ciri khas dari suatu kebudayaan. Betapa
erat hubungan bahasa dengan kepribadian manusia yang memiliki bahasa itu.
Karena bahasa merupakan alat komunikasi dan alat berpikir yang dapat menunukkan
bagaimana seseorang itu bersikap, bertindak dan bereaksi serta bergaul dengan
orang lain.
4. Daya
Tarik
Orang
yang dinilai oleh lingkungannya menarik biasanya memiliki lebih banyak
karakteristik kepribadian yang diinginkan dari pada orang yang dinilai kurang
menarik, dan bagi mereka yang memiliki karakteristik menarik akan memperkuat
sikap sosial yang menguntungkan.
5. Inteligens
Perhatian lebih
terhadap anak yang pandai dapat menjadikan ia sombong, dan anak yang kurang
pandai merasa bodoh. Apabila berdekatan dengan orang yang pandai tersebut, dan
tidak jarang memberikan perlakuan yang kurang baik.
6. Emosi
Ledakan emosional
tanpa sebab yang tinggi dinali sebagai orang yang tidak matang. Penekanan
ekspresi emosional membuat seseorang murung dan cenderung kasar, tidak mau
bekerja sama dan sibuk sendiri.
7. Nama
Walaupun hanya
sekedar nama, tetapi memiliki sedikit pengaruh terhadap konsep diri, namun
pengaruh itu hanya terasa apabila anak menyadari bagaimana nama itu
mempengaruhi orang yang berarti dalam hidupnya. Nama yang dipakai memanggil
,mereka (karena nama itu mempunyai asosiasi yang menyenangkan atau tidak
menyenangkan dalam pikiran orang lain) akan mewarnai penilainya orang terhadap
dirinya.
8. Keberhasilan
dan Kegagalan
Keberhasilan dan
kegagalan akan mempengaruhi konsep diri, kegagalan dapat merusak konsep diri,
sedangkan keberhasilan akan menunjang konsep diri itu.
9. Penerimaan
Sosial
Anak yang diterima
dalam kelompok sosialnya dapat mengembangkan rasa percaya diri dan
kepandaiannya. Sebaliknya anak yang tidak diterima dalam lingkungan sosialnya
akan membenci orang lain, cemberut, dan mudah tersinggung.
10. Pengaruh
Keluarga
Pengaruh keluarga
sangat mempengaruhi kepribadian anak, sebab waktu terbanyak anak adalah
keluarga dan di dalam keluarga itulah diletakkan sendi sendi dasar kepribadian.
11. Perubahan
Fisik
Perubahan
kepribadian dapat disebabkan oleh adanya perubahan kematangan fisik yang
mengarah kepada perbaikan kepribadian. Akan tetapi, perubahan fisik yang
mengarah pada klimakterium dengan meningkatnya usia dianggap sebagai suatu
kemunduran menuju ke arah yang lebih buruk.
Apa yg dimaksud dengan masyarakat?
Menurut
saya masyarakayat adalah sekelompok orang atau sekumpulan lebih dari satu orang
yang hidup berkumpul atau berkoloni yang setiap saatnya melakukan interaksi
sosial. Dan setiap orang yang hidup di masyarakat tak pernah bisa lepas dari
hubungan interaksi sosial. Mereka pun tak bisa hidup sendiri. Didalam
masyarakat biasanya ada pemuka agama,sekumpulan karang taruna,kumpulan remaja
masjid dan lainnya.
Masyarakat
(yang diterjemahkan dari istilah society) adalah sekelompok orang yang
membentuk sebuah sistem semi tertutup atau sebaliknya, dimana kebanyakan
interaksi adalah antara individu-individu yang terdapat dalam kelompok tersebut.
Kata "masyarakat" berakar dari bahasa Arab, musyarakah. Arti yang
lebih luasnya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar
entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah kelompok atau komunitas yang
interdependen atau individu yang saling bergantung antara yang satu dengan
lainnya. Pada umumnya sebutan masyarakat dipakai untuk mengacu sekelompok
individu yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Syaikh
Taqyuddin An-Nabhani seorang pakar sosiologi menjabarkan tentang definisi masyarakat, "sekelompok
manusia bisa disebut sebagai suatu masyarakat apabila mempunyai pemikiran,
perasaan, serta sistem atau aturan yang sama". Dengan kesamaan itu,
manusia lalu berhubungan saling berinteraksi antara sesama mereka berdasarkan
kepentingan bersama.
Masyarakat
sering dikelompokkan berdasarkan cara utamanya dalam mencari penghasilan atau
kebutuhan hidup. Beberapa ahli ilmu sosial
mengelompokkan masyarakat sebagai: masyarakat pastoral nomadis, masyarakat
pemburu, masyarakat bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif disebut
juga sebagai masyarakat peradaban. Sebagian pakar beranggapan masyarakat industri
dan post-industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari kelompok
masyarakat agrikultural tradisional.
Masyarakat
bisa juga diorganisasikan atas dasar struktur politiknya: berdasarkan urutan
kompleksitas dan besar, suku, terdapat masyarakat band, chiefdom, dan
masyarakat negara.
Kata
society berasal dari kata latin, societas, yang mempunyai makna hubungan
persahabatan dengan yang lain. Societas berinduk pada kata socius yang memiliki
arti teman, sehingga makna society berkaitan erat dengan kata sosial. Secara
tersirat, kata society memiliki kandungan arti bahwa setiap anggotanya
mempunyai perhatian dan kepentingan yang sama dalam mencapai tujuan bersama.
Baca juga untuk referensi anda tentang definisi sosiologi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar