Kamis, 31 Mei 2018

Security Sistem Komputer


Security Sistem Komputer

Pengertian umum dari Keamanan komputer yaitu cabang ilmu teknologi atau yang lebih dikenal dengan nama keamanan informasi yang diterapkan pada komputer. Sasaran utama dari keamanan komputer antara lain adalah sebagai perlindungan informasi terhadap pencurian atau pengambilan yang tidak diizinkan oleh sistem, atau pemeliharaan ketersediaan, seperti dijabarkan dalam kebijakan keamanan.
Kemudian gambaran umum dari Sistem keamanan komputer merupakan sebuah usaha yang diterapkan untuk dapat mengamankan kinerja dan proses komputer dalam sebuah sistem. Penerapan computer security dalam kehidupan sehari-hari berguna sebagai penjaga dari seluruh sumber daya sistem agar tidak diganggu dan diubah, ditanam, dan diganggu oleh pihak luar yang tidak diizinkan dan tidak berwenang.
Pendekatan yang  sering diterapkan untuk meningkatkan keamanan komputer yaitu dengan memberikan batas terhadap akses fisik pada komputer, menerapkan mekanisme kemanan di perangkat keras dan juga pada sistem operasi untuk keamanan komputer.
Ø  Definisi Keamanan Komputer menurut para ahli
Menurut John D. Howard dalam bukunya “An Analysis of security incidents on the internet” menyatakan bahwa : “pengertian dari Keamanan komputer adalah suatu tindakan pencegahan perangkat dari serangan pengguna komputer atau pengakses jaringan yang tidak bertanggung jawab”.
Menurut Gollmann pada tahun 1999 menyatakan bahwa : “pengertian dari Keamanan komputer yaitu berhubungan dengan pencegahan diri/ proteksi dan deteksi terhadap tindakan pengganggu yang tidak dikenali dalam sistem komputer”.
Ø  Jenis Jenis keamanan Komputer
Berikut ini adalah jenis jenis keamanan komputer bedasarkan sistemnya.
·         Network Topology
Pada sebuah jaringan komputer terdapat beberapa jaringan yang bisa dibagi beberapa kelompok jaringan eksternal (Internet atau pihak luar) kelompok jaringan internal dan kelompok jaringan eksternal diantaranya disebut DeMilitarized Zone (DMZ).

·         IDS / IPS
Intrusion detection system (IDS) dan Intrusion Prevention system (IPS) merupakan sebuah sistem yang digunakan untuk mendeteksi dan melindungi sebuah sistem keamanan dari serangan pihak luar atau dalam.
Pada IDS yang berbasiskan jaringan komputer , IDS akan menerima salinan paket yang ditujukan pada sebuah host dan kemudian IDS tersebut memeriksa paket-paket tersebut. Jika ditemukan adanya paket yang berbahaya dan mengancam, maka IDS akan memberikan peringatan pada pengelola/administrator dari sistem tersebut.
Karena paket yang diperiksa adalah salinan dari paket paket yang asli, maka jika ditemukan paket yang berbahaya dan mengancam maka paket tersebut akan tetap mancapai host yang ditujunya. Sebuah IPS bersifat lebih aktif daripada IDS. IPS Bekerja sama dengan firewall, sebuah IPS dapat memberikan keputusan apakah sebuah paket dapat diterima atau tidak oleh sistem.
Kemudian apabila IPS menemukan paket yang dikirimkan adalah paket berbahaya, maka IPS akan memberitahu firewall pada sistem untuk dapat menolak paket data itu. Dalam membuat keputusan apakah sebuah paket data berbahaya atau tidak, IDS dan IPS dapat memnggunakan metode “Signature based Intrusion Detection System” dan ” Anomaly based Intrusion Detection” 
Ø  Security Information Management
Salah satu alat bantu yang sering digunakan oleh pengelola ataupun administrator keamanan jaringan komputer adalah Security Information Management (SIM). Keamanan informasi manajemen ini berfungsi untuk menyediakan seluruh informasi yang terkait dengan pengamanan jaringan komputer secara central dan terpusat. 
Seiring perkembangannya SIM tidak hanya berfungsi untuk mengumpulkan data dari semua perangkat keamanan di jaringan komputer tapi juga memiliki kemampuan untuk mengolah dan menganalisis data melalui teknik korelasi dan query data sehingga mampu memberikan  peringatan dan laporan yang lebih lengkap dari masing-masing serangan yang mengganggu keamanan komputer. 
Dengan menggunakan SIM ini, pengelola atau administrator jaringan komputer dapat mengetahui secara efektif jika terjadi serangan atau gangguan yang terjadi sehingga dapat melakukan penanganan yang lebih cepat dan terarah, sehingga organisasi keamanan jaringan komputer tersebut lebih terjamin dan terjaga.
Ø  Packet Fingerprinting
Jenis keamanan pada sistem ini yaitu dengan melakukan packet fingerprinting, dimana pada keamanan ini kita dapat mengetahui peralatan apa saja yang ada dalam sebuah jaringan komputer. Hal ini sangat berguna terutama dalam sebuah organisasi besar di mana terdapat berbagai jenis peralatan jaringan komputer serta sistem operasi yang digunakan sehingga lebih mudah dalam mengontrol penggunaan jaringan dari sebuah sistem untuk benyak komputer yang terhubung
Ø  Port Scanning
Pada Jenis keamanan komputer dengan metode Port Scanning pada umumnya sering digunakan oleh penyerang untuk mengetahui port apa saja yang terbuka dalam sebuah sistem jaringan komputer. Cara kerjanya dapat digambarkan dengan mengirimkan paket inisiasi koneksi ke setiap port yang sudah ditentukan sebelumnya. maka dari itu jika port scanner menerima jawaban dari port lain, maka ada aplikasi yang akan bekerja ketika menerima koneksi pada port tersebut.
Menurut Garfinkel dan Spafford, ahli dalam computer security, komputer dikatakan aman jika bisa diandalkan dan perangkat lunaknya bekerja sesuai dengan yang diharapkan.
1.        Lingkup Security (Keamananan) Sistem Komputer
Lingkup keamanan adalah sisi-sisi jangkauan keamanan komputer yang bisa dilakukan. Lingkup keamanan terdiri dari :

             A.    Pengamanan secara fisik
      Contoh pengamanan secara fisik dapat dilakukan yaitu : wujud komputer yang bisa dilihat dan diraba (misal : monitor, CPU, keyboard, dan lain-lain). Menempatkan sistem komputer pada tempat atau lokasi yang mudah diawasi dan dikendalikan, pada ruangan tertentu yang dapat dikunci dan sulit dijangkau orang lain sehingga tidak ada komponen yang hilang.
       Selain itu dengan menjaga kebersihan ruangan, hindari ruangan yang panas, kotor dan lembab,Ruangan tetap dingin jika perlu ber-AC tetapi tidak lembab.

            B.     Pengamanan akses
      Pengamanan akses dilakukan untuk PC yang menggunakan sistem operasi
lagging (penguncian) dan sistem operasi jaringan. Tujuannya untuk mengantisipasi kejadian yang sifatnya disengaja atau tidak disengaja, seperti kelalaian atau keteledoran pengguna yang seringkali meninggalkan komputer dalam keadaan masih menyala atau jika berada pada  jaringan komputer masih berada dalam logon user . Pada komputer jaringan pengamanan komputer adalah tanggungjawab administrator yang mampun mengendalikan dan mendokumentasi seluruh akses terhadap sistem komputer dengan baik.

           C.     Pengamanan data
       Pengamanan data dilakukan dengan menerapkan sistem tingkatan atau hierarki akses dimana seseorang hanya dapat mengakses data tertentu saja yang menjadi haknya. Untuk data yang sifatnya sangat sensitif dapat menggunakan  password (kata sandi).

           D.    Pengamanan komunikasi jaringan
        Pengamanan komunikasi jaringan dilakukan dengan menggunakan kriptografi dimana data yang sifatnya sensitif di-enkripsi atau disandikan terlebih dahulu sebelum ditransmisikan melalui jaringan tersebut.

2.    Aspek dan Ancaman terhadap Security

Keamanan sistem komputer meliputi beberapa aspek, antara lain : 
           A.Privacy :
        adalah sesuatu yang bersifat rahasia (private). Intinya adalah pencegahan agar informasi tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berhak. Contohnya adalah email atau file-file lain yang tidak boleh dibaca orang lain meskipun oleh administrator.

          
           B. Confidentiality :
        Merupakan data yang diberikan ke pihak lain untuk tujuan khusus tetapi tetap dijaga penyebarannya. Contohnya data yang bersifat pribadi seperti : nama, alamat, no ktp, telpon dan sebagainya.
           C. Integrity :
              Penekanannya adalah sebuah informasi tidak boleh diubah kecuali oleh  pemilik informasi. Terkadang data yang telah terenskripsipun tidak terjaga integritasnya karena ada kemungkinan chapertext dari enkripsi tersebut berubah. Contoh : Penyerangan Integritas ketika sebuah email dikirimkan ditengah jalan disadap dan diganti isinya, sehingga email yang sampai ketujuan sudah berubah.
           D. Autentication :
         Ini akan dilakukan sewaktu user login dengan menggunakan nama user dan passwordnya. Ini biasanya berhubungan dengan hak akses seseorang, apakah dia pengakses yang sah atau tidak.
            E. Availability :
          Aspek ini berkaitan dengan apakah sebuah data tersedia saat dibutuhkan/diperlukan. Apabila sebuah data atau informasi terlalu ketat  pengamanannya akan menyulitkan dalam akses data tersebut. Disamping itu akses yang lambat juga menghambat terpenuhnya aspek availability. Serangan yang sering dilakukan pada aspek ini adalah denial of service (DoS), yaitu penggagalan service sewaktu adanya permintaan data sehingga komputer tidak bisa melayaninya. Contoh lain dari denial of service ini adalah mengirimkan request yang berlebihan sehingga menyebabkan komputer tidak bisa lagi menampung beban tersebut dan akhirnya komputer down.

Sumber:

3 komentar: