MANUSIA SEBAGAI
MAKHLUK SOSIAL
Nama :
Achmad Nur Riansyah
NPM :
10414131
Kelas :1IB03
1.
Secara kodrati, manusia merupakan
makhluk monodualistis, artinya selain sebagai makhluk individu, manusia juga
berperan sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia dituntut untuk
mampu bekerjasama dengan orang lain sehingga tercipta sebuah kehidupan yang
damai.
Berikut ini adalah pengertian dan
definisi makhluk sosial menurut para ahli:
#
Dr. JOHANNES
GARANG
Makhluk sosial adalah makhluk berkelompok
dan tidak mampu hidup menyendiri.
#
NANA
SUPRIATNA
Makhluk sosial adalah makhluk yang
memiliki kecenderungan menyukai dan membutuhkan kehadiran sesamanya sebagai
kebutuhan dasar yang disebut kebutuhan sosial (social needs)
#
WALUYO
Makhluk sosial adalah makhluk yang
selalu berinteraksi dengan sesamanya, saling membutuhkan satu sama lain.
#
ARISTOTELES
Makhluk
sosial merupakan zoon politicon, yang berarti menusia dikodratkan untuk hidup
bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain
#
MOMON
SUDARMA
Makhluk sosial merupakan makhluk
yang dalam kesehariannya sangat membutuhkan peran makhluk yang lainnya.
#
MUHAMMAD
ZUHRI
Makhluk sosial adalah makhluk yang
tidak akan sanggup hidup sedniri, selalu bergantung pada orang lain dan apa
yang dibutuhkannya dalam hidup juga dibutuhkan pula oleh orang lain
#
DELIARNOV
Makhluk sosial adalah makhluk yang
mustahil dapat hidup sendiri serta membutuhkan sesamanya dalam melakukan
aktivitas sehari0hari
#
LITURGIS
Makhluk sosial merupakan makhluk
yang saling berhubungan satu sama lain serta tidak dapat melepaskan diri dari
hidup bersama.
Dan manusia
disebut sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang
senantiasa mendayagunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena
yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik,benar dan
adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran
dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya.
Budaya adalah suatu cara hidup yang
berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari
generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk
sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan,
dan karya seni. Dengan berbudaya, manusia dapat memenuhi kebutuhan dan menjawab
tantangan hidupnya.
Manusia berbeda dengan makhluk lainnya,
manusia menjalani hidup sesuai dengan adab-adab yang diterapkan dilingkungan
sekitar. Oleh karenanya manusia harus bersosialisasi dan memenuhi adab-adab
yang telah disosialisasikan oleh orang-orang sebelumnya. Orang-orang yang tidak
menjalankan atau menentang adab yang berlaku akan dianggap manusia yang biadap.
Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan peradaban, terjadilah evolusi
budaya yang menyebabkan beberapa probematika yang harus kita kaji dan pikirkan
bersama solusinya.
Ada hakekatnya kebudayaan mempunyai dua
segi, bagian yang tidak dapat dilepaskan hubungannya satu sama lain yaitu segi
kebendaan dan segi kerohanian. Segi kebendaan yaitu meliputi segala benda buatan
manusia sebagai perwujudan dari akalnya, serta bisa diraba. Segi kerohanian
terdiri atas alam pikiran dan kumpulan perasaan yang tersusun teratur. Keduanya
tidak bisa diraba.
Budaya berasal dari bahasa sansekerta
yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi(budi atau akal)
diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam
bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari bahasa latin
colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai menolah
tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai kata
“kultur” dalam bahasa Indonesia.
Kehidupan dan kebudayaan kita dalam
keseharian kita sangat terikat satu sama lain. Tidak semua kebudayaan yang kita
tahu itu adalah kebudayaan yang pantas kita tiru. Misalkan kebudayaan orang
Amerika dan orang Indonesia sangatlah berbeda. Pasti ada perbedaan dari kedua
kebudayaan tersebut dan kita sebagaia Orang Indonesia ada kebudayaan orang Amerika
yang tidak patut kita contoh dan kita tiru.
Di Indonesia sendiri bermacam budaya yang
ada, pasti ada perbedaan satu dengan yang lainnya. Kebudayaan orang Jawa dengan
Papua sangatlah berbeda. Dan itu mempengaruhi kehidupan masing-masing. Contoh
yang paling mudah kita temukan adalah ketika orang yang satu bertemu dengan
orang lain dan mereka tahu bahwa mereka berasal dari satu daerah yang sama,
maka mereka akan berbicara menggunakan bahasa daerah mereka. Ini sudah menjadi
darah daging untuk orang Indonesia, coba saja perhatikan. Karena mereka ingin
menandakan darimana mereka berasal dengan bahasa yang mereka gunakan.
Contoh lainnya, sejak kecil kita
diajarkan untuk makan menggunakan tangan kanan itu merupakan suatu kebudayaan
dan adab dari ajaran agama. Kenapa agama harus disebutkan? Karena kebudayaan
berasal dari ajaran agama terlebih dahulu yang kemudian dikembangkan. Tidak
hanya itu, memang kebudayaan dan ajaran agama itu sendiri adalah keterkaitan
satu sama lain.
2.
Berkembangnya Kebudayaan barat yang makin
merajalela di Indonesia, membuat kaum muda bangsa Indonesia lebih suka
mempelajari budaya luar daripada budaya sendiri.
-
Banyaknya
imigrasi antar negara
-
Berkembangnya
pertukaran budaya
-
Perdagangan
-
penyebaran
agama
-
peperangan.
Perubahan budaya yang saya alami adalah
contohnya seperti perubahan teknologi yang dahulu penggunaan ponsel jarang saya
gunakan tapi seiring perubahan zaman yang makin canggih saya menjadi lebih
sering menggunakan ponsel untuk berkomunikasi dengan orang sekitar dan
memanfaatkannya untuk hal yang positif. Dan dengan adanya ponsel saya menjadi
lebih mudah berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman.
Dan saya juga merasakan perubahan dari
permainan, yang dahulu saya masih suka bermain permainan tradisional seperti
kelereng, layangan dan galaxin (gobak sodor). Sekarang saya lebih sering bermain
permainan modern seperti PES (pro evolution soccer) dan lain-lain.
Perubahan informasi, seperti yang saya
alami sekarang, jika zaman SD dulu saya masih mencari tugas yang disuruh guru
hanya melalui media koran/majalah. Tapi saat ini saya bisa mencari informasi
dan tugas dengan mudah melalui media internet yang saat ini sangat mudah diakses
dimana saja.
Makanan, perubahan yang saya alami adalah
jika saat zaman dulu saya masih sering jajan jajanan tradisional seperti ketan,
lepet, cucur dan makanan tradisional lainnya. Tapi saat ini saya sudah jarang
membeli makanan tersebut karena saat ini sangat susahmencari makanan
tradisional seperti itu.
DAFTAR PUSTAKA: